Peningkatan Profesionalisme Guru dan Literasi Kinerja Digital melalui Keterlibatan Masyarakat secara Partisipatif

Authors

  • Amin Amin Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Indonesia
  • Kabarudin Kabarudin Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Indonesia
  • Yulliyati Bian Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia
  • Hasniati Hasniati Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia
  • Herlian Herlian Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia
  • Asman Jaya Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia
  • Abd. Hakin Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia
  • Ade Abriawan Bambi Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia
  • Nasir Nasir Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia
  • Abubakar Abubakar Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia
  • Ridwan Yusuf Deluma Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia
  • Ishak Bagea Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia

Keywords:

e-kinerja, profesionalisme guru, professional learning community, transformasi digital

Abstract

Transformasi digital dalam tata kelola pendidikan menuntut pendidik tidak hanya memiliki kompetensi pedagogis, tetapi juga kemampuan mengembangkan profesionalisme dan memahami pengelolaan kinerja berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan guru, kepala sekolah, pengelola PKBM, dan tenaga kependidikan mengenai profesionalisasi guru, pendidikan lanjutan, dan implementasi e-kinerja, sekaligus membangun jejaring pembelajaran profesional. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Januari 2024 di Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, dengan melibatkan 36 peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, edukatif, dan berbasis kebutuhan melalui penyampaian materi, sharing session, diskusi, tanya jawab, dan refleksi pengalaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai profesionalisasi sebagai proses pengembangan kompetensi berkelanjutan, peningkatan kesiapan memahami e-kinerja sebagai instrumen dokumentasi dan refleksi kinerja, serta meningkatnya motivasi untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan kompetensi. Kegiatan juga memperkuat peer learning dan jejaring kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas pendidikan. Sebagai tindak lanjut, dikembangkan Model Pendampingan Profesional Berkelanjutan (MPPB) berbasis professional learning community. Kegiatan ini berkontribusi sebagai intervensi awal penguatan kapasitas profesional pendidik yang berorientasi pada keberlanjutan dan transformasi digital. 

Downloads

Published

2026-06-12

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)